Menanam Sayuran di Atas Laut

Anambas

Ketahanan Pangan

Sebagian besar rumah di Kepulauan Anambas terletak di tepi pantai, dan beberapa rumah bahkan berdiri sepenuhnya di atas air. Penduduk desa ini telah menyesuaikan metode berkebun di rumah dan produksi sayuran agar sesuai dengan kondisi mereka yang unik.

Nurmi, seorang wanita berusia 33 tahun, tinggal bersama suami dan tiga anaknya di Desa Payalaman. Rumahnya berdiri di atas tiang pancang di atas laut, dengan “halaman” berupa papan kayu yang membentang di atas air.

Menjelang akhir tahun lalu, Nurmi belajar tentang pembibitan sayuran, cara memindahkan bibit, dan perawatan tanaman dari Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS). Sebelumnya, ia belum pernah menanam apa pun, dan ia sangat antusias mencoba berkebun untuk pertama kalinya.

Seluruh keluarga terlibat, mulai dari mencampur media tanam hingga menanam benih.

Ketika bibit siap dipindahkan, Nurmi memindahkan sebagian bibit ke planter panjang dari kayu dan sebagian lainnya ke kantong-kantong tanah yang lebih besar. Saat ia memindahkan batch kedua bibit cabai, kangkung yang ditanam di planter kayu sudah siap panen.

Meskipun Nurmi memulai dengan skala kecil, kebunnya berkembang pesat. Selain kangkung dan cabai, ia kini juga menanam caisim dan mentimun. Ia bahkan mulai memanfaatkan kembali gelas plastik dan wadah bekas lainnya untuk menanam lebih banyak tanaman.

Kebun Nurmi tidak hanya memberi makan keluarganya, tetapi juga meningkatkan konsumsi sayuran bernutrisi mereka. Seiring dengan peningkatan produksi sayurnya, ia juga mulai menjual sebagian hasil panennya kepada tetangga untuk menambah penghasilan. Apa yang berhasil ia capai hanya dalam waktu 6 bulan benar-benar mengesankan!

Other Impact