Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS) berkolaborasi dengan Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mago, Kabupaten Sikka, untuk melaksanakan program pelatihan petani (Training of Farmers / ToF). Program yang dilaksanakan pada akhir April 2021 ini berfokus pada kegiatan budidaya cabai. Pasalnya, pasokan cabai di Kabupaten Sikka dinilai masih terbatas dan bahkan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar yang cukup tinggi.
“Jumlah cabai lokal di Sikka masih terbatas. Kami masih impor dari luar daerah, seperti Surabaya dan Makassar,” ujar Fransiskus Adritrianto, koordinator BPP Kecamatan Mago. Ia berharap adanya pelatihan petani ini dapat meningkatkan angka produksi komoditas cabai di Sikka.
Program pelatihan ini dihadiri oleh lima belas orang petani dari Kelompok Tani Nirang Sikka yang berada di Desa Dobo Nua Puu, Kabupaten Sikka. Para petani diberikan pelatihan mengenai praktik agrikultur yang baik (Good Agricultural Practices / GAP) yang meliputi proses pengolahan tanah, pemilihan benih dan persemaian, penanaman, pemupukan, penanganan hama dan penyakit, serta kegiatan pasca panen. Seluruh materi ini dikemas menjadi 14 sesi pelatihan yang disesuaikan dengan kondisi umur tanaman cabai yang dikembangkan.
Perwakilan YBTS, Febrian Mado, berharap bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan petani dalam mengelola lahan masing-masing. Keterampilan bertani yang baik, dipadukan dengan penggunaan teknologi yang tepat, dapat turut meningkatkan produksi dan produktivitas lahan. YBTS akan terus bersinergi dengan BPP setempat untuk bersama-sama membangun industri pertanian di Sikka. Semoga adanya pelatihan ini dapat menyulut semangat para petani di Kabupaten Sikka untuk terus berkembang dan menghasilkan kualitas panen yang unggul.