Keseruan Kegiatan Studi Banding Petani di Timor Tengah Selatan

Uploaded

Keseruan Kegiatan Studi Banding Petani di Timor Tengah Selatan

Sebagai bagian dari program Peningkatan Mata Pencaharian Terpadu (PERMATA), Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS) melaksanakan pelatihan praktik pertanian yang baik (Good Agricultural Practices / GAP) di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Acara yang dilaksanakan pada 8-12 Mei 2023 ini berfokus pada tanaman pangan seperti sayuran dan hortikultura. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan motivasi pada petani peserta program pendampingan.

Peserta yang hadir dalam acara ini adalah sejumlah perwakilan kelompok tani dan petugas penyuluh lapangan (PPL) yang berasal dari berbagai daerah, seperti Desa Oesusu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang; Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo; Desa Oelbubuk, Kecamatan Mollo Tengah; dan Desa Ajaobaki, Kecamatan Mollo Utara. Para petani memanfaatkan kesempatan ini untuk saling belajar dan berbagi pengalaman dengan satu sama lain. Program pelatihan pada acara ini mencakup teknis budidaya hortikultura, perikanan, strategi pemasaran hasil panen, dan strategi untuk membangun kerja sama dengan berbagai lembaga.

Selain pengetahuan secara teori, para peserta pun berkesempatan untuk belajar secara langsung mengenai pengaplikasian pupuk organik dan penggunaan pompa tenaga surya. Penggunaan pompa ini dapat menghemat waktu, air, pupuk, dan tenaga yang dibutuhkan dalam proses budidaya hortikultur. Para peserta mengunjungi lahan aplikasi pupuk organik yang berada di Desa Oabikasi, Desa Naen, Desa Noelbaun, Kabupaten Timor Tengah Utara. Tanah yang diberikan pupuk organik ini cenderung lebih subuh, hasil panen yang dihasilkan pun sangat baik.

Magdalena Bulu, salah satu peserta program PERMATA dari Kelompok Tani Sumber Sejahtera, merasa program ini sangat membantu dalam meningkatkan kemampuannya sebagai petani. “Kami mendapat banyak pengetahuan baru tentang proses penanaman yang baik. Selain itu, keberhasilan petani bawang merah dari biji (true shallot seed/TSS) yang menghadapi iklim yang sama dengan daerah saya, Wewewa Barat, membuat saya semakin semangat untuk mengembangkan lahan saya di segala musim,” ujarnya.

Kegiatan ini memberi pengetahuan dan gambaran jelas tentang apa yang harus dilakukan para petani dalam mengembangkan lahannya. Semoga para petani binaan YBTS ini dapat tekun dalam mengimplementasikan apa yang sudah mereka pelajari dari program ini. Mari kita terus dukung kegiatan pertanian di seluruh Indonesia.

Other Transfer Pengetahuan