{"id":4515,"date":"2026-04-16T10:01:10","date_gmt":"2026-04-16T03:01:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.binatani.or.id\/?p=4515"},"modified":"2026-04-16T10:20:24","modified_gmt":"2026-04-16T03:20:24","slug":"dari-phk-ke-penggerak-petani-perempuan-di-desa-kedemungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/dari-phk-ke-penggerak-petani-perempuan-di-desa-kedemungan\/","title":{"rendered":"Dari PHK ke Penggerak Petani Perempuan di Desa Kedemungan"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"154\" data-end=\"509\">Di usia 52 tahun, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Kursiyah<\/span><\/span> bukan sekadar petani, tetapi juga penggerak di Desa Kedemungan, Jawa Timur. Perjalanannya dimulai 14 tahun lalu, saat ia harus menghadapi PHK massal dari perusahaan peternakan tempatnya bekerja. Sejak itu, ia memilih menekuni pertanian dan membangun kembali kehidupannya dari lahan yang dimilikinya.<\/p>\n<p data-start=\"511\" data-end=\"942\">Berawal dari budidaya padi dan jagung, Kursiyah kemudian fokus pada hortikultura, khususnya bawang merah sebagai komoditas utama. Di lahan seluas 2.000 m\u00b2, ia menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) untuk meningkatkan produktivitas. Ia juga memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai sayuran dalam polibag seperti terong, cabai, seledri, dan bawang daun, yang kemudian dijual bahkan dalam bentuk tanaman siap tanam.<\/p>\n<p data-start=\"944\" data-end=\"1307\">Sebagai Bendahara Kelompok Tani Harapan Jaya, Kursiyah berperan aktif dalam pengelolaan keuangan kelompok secara transparan serta mendorong pertemuan rutin antarpetani untuk berbagi pengetahuan. Ia juga menyediakan akses sarana produksi seperti pupuk dan benih bagi petani kecil dengan sistem pembayaran saat panen, sehingga membantu mengatasi keterbatasan modal.<\/p>\n<p data-start=\"1309\" data-end=\"1754\">Dalam praktik budidayanya, Kursiyah mengadopsi pendekatan inovatif melalui penggunaan biochar yang dikombinasikan dengan asam humat dan pupuk hayati. Upaya ini terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman sekaligus mengurangi ketergantungan pada input kimia. Melalui keterlibatannya dalam program kemitraan, ia berhasil mendorong sekitar 60 petani di Desa Kedemungan untuk mulai menggunakan biochar, meskipun awalnya dihadapkan pada keraguan.<\/p>\n<p data-start=\"1756\" data-end=\"2120\">Selain itu, Kursiyah turut menggerakkan aksi gotong royong membersihkan saluran irigasi yang terdampak pencemaran limbah plastik, serta memberdayakan buruh tani perempuan dalam setiap kegiatan budidaya yang dilakukannya. Ia juga dikenal luas hingga sering menjadi rujukan bagi agronomist maupun stakeholder yang ingin melihat praktik pertanian di tingkat lapangan.<\/p>\n<p data-start=\"2122\" data-end=\"2294\">Di tengah perannya sebagai petani dan penggerak kelompok, Kursiyah juga menjadi tulang punggung keluarga sejak suaminya mengalami stroke permanen dalam tiga tahun terakhir.<\/p>\n<p data-start=\"2296\" data-end=\"2431\">\u201cKami bertani bukan hanya untuk panen, tetapi juga untuk belajar bersama dan membantu petani lain agar bisa berkembang,\u201d ujar Kursiyah.<\/p>\n<p data-start=\"2433\" data-end=\"2643\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Melalui upayanya, berbagai program kemitraan dari perusahaan maupun pihak lain berhasil masuk ke desa dan memberikan manfaat nyata bagi petani, baik dalam akses sarana produksi maupun peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melalui inovasi biochar dan praktik pertanian berkelanjutan, Kursiyah, petani perempuan di Jawa Timur, berhasil meningkatkan produktivitas bawang merah dan menggerakkan petani lokal.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4527,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[54],"tags":[176,84,122,113,158,114,88],"class_list":["post-4515","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-women-empowerment-id","tag-biochar","tag-panen","tag-pemberdayaan-petani","tag-petani-inspiratif","tag-petani-wanita","tag-praktik-pertanian-yang-baik","tag-ybts-id"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4515","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4515"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4515\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4516,"href":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4515\/revisions\/4516"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4527"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4515"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4515"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4515"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}